9 Hal yang Dikatakan Pria Bersalah ketika Wanita yang Dia Suka Bertanya, “Kamu Pernah Selingkuh?”

Wajar jika kamu penasaran apakah pria yang kamu suka pernah berselingkuh, tapi rupanya hanya sedikit pria yang pernah selingkuh di masa lalu akan menjawab dengan jujur ketika ditanya. Berdasarkan survei terhadap sejumlah pria, dalam artikel ini kami akan mempersembahkan 9 hal yang dikatakan pria bersalah ketika wanita yang dia suka bertanya, “Kamu pernah selingkuh?”

  • 1. Tidak menanggapi pertanyaan itu dan hanya menjawab singkat: “Tidak.”

    No image

    “Itu karena dia ingin cepat-cepat mengubah topik.” Banyak pria akan berusaha menyangkal fakta supaya si wanita tidak memikirkannya lagi. Jika dia tipe pria yang tidak berselingkuh, diharapkan dia akan lebih sedikit proaktif mengungkap kepribadian dan caranya berpikir.

  • 2. Mengubah pertanyaan itu jadi lelucon: “Tidak. Tapi aku selalu punya tiga atau empat pacar.”

    No image

    “Banyak orang yang mungkin akan menutupi dengan lelucon.” Beberapa pria menghindari topik ini dengan bercanda. Jika seorang pria menggunakan humor untuk mengalihkan percakapan dari topik ini, hati-hati.

  • 3. Menyangkal dengan bantahan kuat: “Tentu saja tidak!”

    No image

    “Dia tahu akan selalu ada ruang untuk keraguan.” Banyak pria menutup topik ini dengan penyangkalan tegas. Jika kamu bersikap seolah-olah percaya dengan mengatakan, “Wow, hebat! Kamu pasti bisa dipercaya!” itu mungkin akan membuat dia agak malu.

  • 4. Berusaha membelokkan masalah: “Sampai titik mana orang bisa dikatakan selingkuh?”

    No image

    “Jika dia mengelak dan mulai membicarakan tentang batas, jangan diabaikan.” Ada pria yang akan mencoba membelokkan inti masalah dengan mengubah arah percakapan. Jadi, kesampingkan definisi “selingkuh” dan tanyakan saja tentang masa lalunya.

  • 5. Menekankan kalau dia sudah berubah: “Pernah dulu, tapi tidak lagi.”

    No image

    “Mungkin dia tahu kalau dia menyangkal, itu akan lebih mencurigakan.” Beberapa pria mengakui kebenaran, tapi menekankan bahwa itu masa lalu. Jika kamu bertanya, “Jadi, mengapa kamu berubah?” kamu bisa menilai apakah kata-katanya itu sungguh-sungguh atau hanya di bibir saja.

  • 6. Balik bertanya: “Apa menurutmu aku seperti orang yang suka selingkuh?”

    No image

    “Serangan adalah bentuk pertahanan terbaik.” Beberapa pria mencoba lolos dengan melemparkan pertanyaan menuduh. Jika kamu menjawab dengan cara yang menjelaskan kekhawatiranmu sendiri, seperti “Aku pernah diselingkuhi, rasanya menyakitkan,” dia mungkin akan merasa tidak bijak telah menyerangmu.

  • 7. Memilih kata-kata ambigu: “Mungkin tidak ada yang bisa benar-benar disebut selingkuh.”

    No image

    “Fakta bahwa dia tidak mengaku itu penting.” Beberapa pria berusaha lolos dari situasi dengan memberi jawaban tidak jelas. Dengan menunjukkan bahwa kamu tidak yakin, seperti mengatakan, “Itu agak mencurigakan,” dia sadar bahwa dia belum lolos.

  • 8. Mengaku, tapi disusul dengan jawaban, “Tapi tidak sampai jauh.”

    No image

    “Jika dia mengaku bahwa perselingkuhannya tidak jauh, kemungkinan justru lebih.” Beberapa pria menekankan bahwa perselingkuhannya hanya bersifat emosional. Dalam kasus ini, ada kesempatan dia akan mengatakan yang sebenarnya. Jadi, jangan menutup percakapan, sebaiknya dengarkan apa yang selanjutnya dia katakan.

  • 9. Bicara dengan serius: “Dulu, cuma sekali. Tapi aku langsung menyesal, dan aku tidak akan melakukannya lagi.”

    No image

    “Dia berusaha meyakinkan dengan kesungguhan.” Beberapa pria mencoba mendapatkan simpati wanita dengan membuka hatinya yang mengalami konflik. Pertama-tama, diskusikan pengalamannya itu dengan spesifik, kemudian cobalah menilai apakah dia benar-benar menyesal dari detail yang dia ceritakan dan cara dia bicara.

Published: Rabu, 16 Agustus 2017