9 Pemicu Putus Cinta Tak Terduga

Ada hubungan yang tadinya baik-baik saja dan menyenangkan, lalu tiba-tiba berakhir karena sesuatu yang tidak disangka-sangka. Jika Anda pernah mengalaminya, jangan khawatir. Anda tidak sendirian. Kadang-kadang, sesuatu yang tampaknya sepele bisa menghancurkan hubungan Anda. Kami bertanya kepada beberapa wanita yang punya cerita sama, dan inilah daftar pemicu yang mengakibatkan putusnya cinta mereka secara tiba-tiba.

  • 1. Setelah bercinta untuk pertama kali, kekasih kehilangan minat karena sikap Anda dianggap mesum.

    No image

    “Saya pikir tidak apa-apa bersikap sedikit liar, tapi itu malah jadi bumerang.” Semua orang punya pandangan sendiri-sendiri tentang aktivitas di kamar tidur, dan sikap terbuka sepenuhnya tidak selalu baik. Pria yang hanya punya sedikit pengalaman cenderung lebih suka pasangan yang bersikap lebih pasif di tempat tidur. Cobalah bersikap lebih kalem untuk beberapa malam pertama.

  • 2. Anda dibentak karena memotong rambut sampai pendek tanpa izin.

    No image

    “Saya kira dia menyukai rambut panjang. Kalau rambut panjang saya sangat berarti baginya, semestinya dia bilang saja sebelumnya!” Pria mungkin tidak sepenuhnya vokal tentang apa yang dikaguminya dari Anda, tapi sadarilah bahwa mungkin ada sesuatu yang spesial baginya. Tunjukkan bahwa Anda peduli dengan menanyakan pendapatnya sebelum Anda mendadak merombak penampilan.

  • 3. Memperdebatkan nama calon anak.

    No image

    “Saya kaget dia memilih nama yang tidak biasa.” Prinsip dan opini yang berbeda sering kali membuat pasangan bertengkar. Jika Anda pikir hubungan akan berlangsung selamanya, mungkin Anda perlu mempertimbangkan untuk membuat kesepakatan tentang pernikahan dan anak-anak sejak awal.

  • 4. Seorang peramal mengatakan pada kekasihnya bahwa mereka harus putus, dan dia menganggapnya serius.

    No image

    “Rupanya, si peramal bilang, ‘Kamu akan menemukan wanita yang lebih baik.’” Sama seperti beberapa wanita, sebagian pria juga percaya pada astrologi. Jika kekasih Anda tipe yang percaya pada takhayul, pikir dua kali sebelum minta diramal.

  • 5. Berat badannya naik tidak lama setelah mereka mulai pacaran dan kekasihnya menyebut dia penipu.

    No image

    “Saya ‘kan tidak menandatangani kontrak yang melarang kenaikan berat badan.” Perubahan pada penampilan, walaupun sedikit, bisa menyebabkan perubahan besar dalam sikap kekasih. Solusi yang cepat dan mudah adalah menendang pria dangkal semacam itu jauh-jauh, tapi Anda juga bisa mengolah kecantikan dari dalam untuk mengubah pandangannya.

  • 6. Bertengkar hebat karena dia lupa nama bintang pop favorit kekasihnya.

    No image

    “Tidak masalah jika dia menggemari selebritas, tapi ini sudah berlebihan.” Jika Anda menganggap enteng hobi kekasih, risikonya Anda akan mengatakan atau melakukan sesuatu yang membuat dia marah. Hindari kemarahannya dengan meminta dia mengajari Anda segala sesuatu yang perlu Anda tahu.

  • 7. Setelah pacaran hampir 10 tahun, tiba-tiba kekasihnya bilang ‘kamu membuatku tidak nyaman’.

    No image

    “10 tahun! Dia ‘kan bisa bilang itu SEBELUM pacaran?!” Hubungan yang sudah berlangsung lama bisa saja berakhir karena alasan paling sederhana. Satu-satunya cara untuk menghindari situasi seperti ini adalah sering-sering memastikan perasaan kekasih tentang Anda dan menilai lagi hubungan dari waktu ke waktu.

  • 8. Saat mengobrol tentang masa depan, kekasihnya cemas jika nanti tidak bisa membuat dia bahagia.

    No image

    “Dia mulai sangat tertekan dan bilang ingin putus. Dia bahkan tidak menanyakan pendapat saya...” Semakin besar kesungguhan pria, semakin besar pula kecenderungannya untuk mengkhawatirkan masa depan. Beberapa orang bilang bahwa hubungan cinta sama seperti perlombaan lari dengan satu kaki diikat pada kaki pasangan, jadi pastikan Anda membicarakan hal-hal penting sebelum dia lari lebih dulu dan membuat Anda berdua terjatuh.

  • 9. Kekasihnya mengaku senang dengan sesama jenis .

    No image

    “Rasanya dunia saya jungkir balik, dan tidak ada yang bisa saya lakukan...” Kadang satu-satunya cara untuk menyadari seksualitas kita adalah dengan menjalin hubungan. Sayangnya, dalam hubungan, masalah ini tidak bisa diusahakan ke mana-mana, jadi tidak ada yang bisa dilakukan selain berpisah.

Menjalin hubungan yang tidak dilandasi sikap terbuka sama dengan memelihara bom waktu. Mencintai berarti memiliki keberanian untuk mengungkapkan apa yang ada di dalam, bukan menyembunyikannya.
Last updated: Selasa, 22 November 2016