9 Langkah Memutus Hubungan dengan Mencoba Cara Halus tapi Membuat Pria Berpikir “Aku Harap Dia Hanya Berkata Dia Membenciku!”

Kamu tidak ingin dia berpikir dirimu orang yang buruk, jadi kamu menggunakan alasan yang halus. Tapi dia bisa tahu persis apa yang sesungguhnya kamu pikirkan, sehingga pada akhirnya kamu hanya mungkin akan membuatnya marah. Pada kesempatan ini, kami akan berbagi langkah-langkah memutuskan hubungan dengan cara yang halus, tapi akhirnya membuat pria berpikir “Aku harap dia hanya berkata dia membenciku!” berdasarkan survei terhadap 154 pria lajang.

  • 1. Sebuah pengaturan yang mudah baginya: “Aku ingin kita berteman lagi.”

    No image

    “Aku masih punya perasaan padamu, dan kamu berharap aku lupakan itu dan kita jadi teman!?” kata seorang pria. Hal ini membuat dia merasa seolah-olah hubunganmu semacam percobaan, dan sekarang kamu mengatakan “Aku ingin lakukan ini setelah semuanya.” Jika kamu melangkah lebih jauh dan menyatakan dengan jelas “lebih menyenangkan di kala kita hanya berteman,” kamu mungkin bisa sampai ke akar masalah dan bisa move on.

  • 2. Sebuah perbandingan yang mudah: “Kamu sudah seperti keluarga bagiku.”

    No image

    “Jadi kamu bilang aku tidak punya daya tarik lagi sebagai laki-laki?” kata seorang pria. Ini adalah cara untuk mengekspresikan perubahan perasaanmu dari cinta romantis menjadi cinta platonis. Juga berhati-hatilah untuk tidak menggunakan “Kamu sudah seperti kakakku sendiri,” “Aku tidak bisa tidak memikirkan dirimu seperti seorang adik,” atau frasa serupa lainnya.

  • 3. Terlambat mengungkapkan perasaanmu yang sebenarnya: “Aku tidak bisa melupakan mantan pacarku.”

    No image

    “Ini tampak seperti dia ingin kembali bersama mantannya, jadi mendengar hal itu hanya membuatku semakin marah,” kata seorang pria. Ini merupakan cara mengisyaratkan pacar bahwa dia tidak sebaik mantanmu. Jika kamu langsung ke titik masalah dan menjelaskan apa yang tidak ditemukan dalam dirinya, dia mungkin lebih bisa menerima hal tersebut.

  • 4. Pernyataan dengan strategi yang tidak jelas: “Orang tuaku bilang aku harus segera menikah, jadi ...”

    No image

    “Beberapa gadis akan berkata seperti itu ketika mereka tahu pacarnya tidak punya pandangan untuk menikah,” kata seorang pria. Pendekatan ini menyentil masalah serius untuk mencoba membuat seorang pria menyerah pada hubunganmu. Kemungkinan yang tak terduga, pacar kamu dapat mengatasi masalah tersebut, sehingga ini pendekatan yang berisiko. Mungkin yang terbaik adalah untuk tidak menggunakan pernikahan sebagai alasan putus.

  • 5. Langkah pengecut yang bertindak seolah-olah kamu melakukan ini untuk kebaikan dirinya: "Ini adalah waktu transisi untuk kamu, juga, kan?"

    No image

    “Hal itu tidak memberiku pilihan selain setuju dan berkata, ‘Ya, kau benar.’ Kalau tidak, aku terlihat seperti orang dungu,” kata seorang pria. Cara ini menggunakan pemahaman diam-diam untuk berlanjut ke putus cinta. Daripada berbelit-belit, mungkin lebih baik bertemu dengannya dan mengatakan apa yang kamu rasakan. “Apa kamu tidak memperhatikan bagaimana aku telah menjaga jarak denganmu?” Ini mungkin akan memberi jalan putus cinta yang lebih baik jika kamu marah kepadanya seperti itu.

  • 6. Rencana melarikan diri yang berputar-putar: “Kamu terlalu baik untukku. Kamu layak mendapat seseorang yang lebih baik.”

    No image

    “Itu hanya membuatku berpikir, ‘Lantas, kamu seharusnya senang bersama orang seperti aku,’” kata seorang pria. Dalam langkah ini, kamu bertindak seolah-olah ragu dan meninggalkan dia untuk kebaikan bagi dirinya sendiri. Dia mungkin akhirnya mencoba untuk kembali padamu dengan mengatakan sesuatu seperti “Aku memilihmu, jadi kamu harus yakin akan dirimu sendiri,” dan itu hanya membuat segalanya lebih rumit. Jika kamu benar-benar ingin putus dengannya, cobalah untuk bersikap rendah hati.

  • 7. Bertindak seperti ada masalah lain: “Ini hal terbaik untuk tujuan kita berdua.”

    No image

    “Aku tidak tahu masalah apa yang akan terjadi jika kita terus berpacaran,” kata seorang pria. Pendekatan ini samar-samar mengisyaratkan terdapat masalah yang mungkin akan muncul di masa depan, dan mengambil tindakan setengah hati untuk memutuskan hubungan. Akan lebih konstruktif jika mengatakan sesuatu yang jujur dan langsung seperti “Aku tidak bisa membayangkan masa depan denganmu,” untuk mencegah dia mempertahankan kamu.

  • 8. Alasan yang tidak masuk akal: “Banyak hal yang berbeda sekarang.”

    No image

    “Aku hanya ingin mengatakan kepadanya ‘yang berubah adalah perasaanmu,’” kata seorang pria. Langkah yang digunakan ini berbicara tentang hal-hal yang hanya kamu pahami sendiri sebagai cara membuatnya merasa bingung. Siapkan dahulu alasan tertentu tentang hal apa yang berubah sehingga kamu bisa mengatakan sesuatu seperti “pekerjaanku sekarang berbeda, jadi ...”

  • 9. Kata-kata egois: “Aku tidak lagi merasakan gejolak cinta saat bersamamu.”

    No image

    “Tidak ada cara lain bagiku untuk bangkit setelah mendengar sesuatu seperti itu, dan ini hanya membuat perasaanku tak berdaya,” kata seorang pria. Langkah ini menghadapkan dia dengan fakta bahwa kamu tidak lagi memiliki perasaan romantis untuk dia. Jika kamu menambahkan kekurangan pribadi tertentu seperti “setiap kali kita pergi kencan, selalu sama” atau “kamu jadi orang yang sungguh menjengkelkan,” yang bisa membantu proses putus cinta lebih lancar.

Tentu saja, memutuskan hubungan adalah keputusan egois. Kiranya akan lebih baik untuk kalian berdua jika kamu menerima kenyataan bahwa dirimu mungkin meninggalkan dia dengan kesan buruk sebelum kamu memulai percakapan.
Last updated: Rabu, 07 Desember 2016