8 Cerita Tentang Mantan yang Tidak Ingin Didengar Pasangan

Dalam titik tertentu dalam hubungan, pembicaraan tentang masa lalu memang diperlukan, jika dilakukan atas nama cinta agar kedua pihak lebih saling memahami. Akan tetapi, pembicaraan tentang mantan tanpa saringan bisa saja melukai pasangan. Berdasarkan survei terhadap sejumlah pria, kali ini kami persembahkan “8 cerita tentang mantan yang tidak ingin didengar pasangan”.

  • 1. Status dan gaji mantan, apalagi kalau lebih besar daripada pasangan

    No image

    “Saya merasa kalah.” Pria merasa dibandingkan secara tidak adil ketika kamu menyebutkan status dan gaji mantan. Jika mantanmu memiliki status sosial yang lebih tinggi daripada pasanganmu saat ini, tidak ada gunanya menyebutkan hal itu kecuali jika kamu ingin membuat dia berkecil hati.

  • 2. Hal-hal yang kamu sukai dari mantan, seperti, “Dia baik.”

    No image

    “Saya mulai bertanya-tanya, apa kamu belum melupakannya?” Pria akan jengkel ketika kamu menyebutkan kebaikan mantan. Menjelek-jelekkan mantan memang tidak bagus, tapi jangan juga memujinya secara berlebihan.

  • 3. Kenangan, seperti ciuman pertama

    No image

    “Saya tidak mau dia bercerita tentang hubungan fisik dengan mantannya karena saya jadi membayangkan yang tidak-tidak.” Beberapa pria tidak ingin mengetahui detail pengalaman kekasihnya. Waspadalah, karena pasanganmu mungkin akan sedih jika kamu larut dalam kenangan dan mengatakan, “Aku gugup sekali waktu pertama sama dia.”

  • 4. Alasan kamu putus dengan mantan

    No image

    “Jika masalahnya serius, saya tidak tahu harus bereaksi bagaimana.” Kamu harus hati-hati ketika menjelaskan alasan putus dengan mantan. Jika kamu benar-benar ingin bercerita, tunggu sampai usia hubungan cukup matang dan sudah tumbuh rasa percaya di antara kalian.

  • 5. Tempat-tempat yang sering kamu datangi dengan mantan

    No image

    “Mulai sekarang, saya akan menghindari tempat-tempat itu apa pun yang terjadi.” Kamu juga tidak perlu membicarakan tempat-tempat kencanmu dan mantan. Jika pasanganmu menyarankan ide yang sama seperti mantanmu, jangan mengatakan apa-apa atau usulkan tempat lain.

  • 6. Membandingkan mantan dengan pasangan, seperti, “Mantanku biasanya melakukan itu buat aku!”

    No image

    “Itu sangat licik, membawa-bawa mantan agar keinginannya dituruti.” Pria akan marah mendengar omongan tentang apa yang sudah dilakukan mantanmu. Jika kamu ingin membandingkan, katakan bahwa kamu senang dengan sikapnya, seperti, “Ini pertama kalinya ada orang yang melakukan itu buat aku.”

  • 7. Penampilan mantan, seperti, “Mantanku tinggi.”

    No image

    “Saya bisa membentuk badan, tapi tinggi badan tidak bisa diapa-apakan lagi.” Perhatikan apa yang kamu katakan tentang penampilan fisik pasangan. Sebaiknya topik ini dihindari, meskipun hanya komentar sambil lalu, seperti “Dadamu kurang bidang” karena itu akan membuat dia berpikir bahwa kamu membandingkan dia dengan mantanmu.

  • 8. Ketika kamu bertemu mantan, seperti “Aku ketemu dia kemarin di kantor.”

    No image

    “Parah sekali kalau dia melapor telah bertemu mantan.” Pria biasanya tidak ingin kamu berinteraksi dengan mantan. Katakan bahwa kamu tidak punya pilihan untuk menghindar atau bahwa ada alasan bagus yang tidak bisa dikendalikan. Kamu harus peka untuk meyakinkan dia bahwa tidak ada apa-apa.

Published: Rabu, 27 September 2017