9 Momen Pria Merasa “Wanita Itu Merepotkan”

Pacarmu biasanya baik dan ceria, tapi apakah tiba-tiba suasana hatinya memburuk atau mulai bersikap dingin? Mungkin, kamu sudah melakukan sesuatu yang membuat dia jengkel. Kali ini, kami telah meminta sejumlah pria untuk memberikan pandangan tentang kapan mereka merasa “wanita itu merepotkan”.

  • 1. Ketika dia hanya membicarakan dirinya.

    No image

    Pria jengkel dengan wanita yang hanya mementingkan dirinya sendiri saat berkencan. Misalnya, meminta bertemu walau kamu tahu dia sibuk, kamu yang selalu memutuskan pergi ke mana, atau mengkritik tempat kencan yang dipilihnya. Pria akan jengkel jika kamu tidak mempertimbangkan situasi dan perasaannya. Apakah kamu merasa tidak ingin mempertimbangkan pendapatnya, atau kamu tidak bisa berkompromi? Jika ya, hati-hati karena secara tidak sadar kamu sudah bersikap egois.

  • 2. Marah karena merasa pacarnya terlalu lama membalas pesan atau telepon.

    No image

    Pria jengkel ketika wanita marah karena dia lambat membalas pesan atau telepon. Bila kamu merasa pesan atau telepon harus dibalas segera, atau kecepatan balasan seseorang mengindikasikan rasa sukanya, kamu cenderung mengharapkan hal yang sama dari pasangan. Jika begitu, waspadalah.

  • 3. Marah-marah tanpa alasan

    No image

    Pria jengkel bila wanita tiba-tiba marah tanpa alasan atau jengkel dengan hal kecil. Meskipun dia dewasa dan toleran, dan menganggap kamu lucu kalau marah, itu hanya di awal hubungan. Makin lama, dia akan merasa terganggu dengan kecenderunganmu ini. Meskipun perasaan harus disampaikan dengan jujur, hati-hati, karena salah-salah kamu jadi egois.

  • 4. Curiga pasangan berselingkuh tiap kali melihat dia bicara dengan wanita lain.

    No image

    Pria jengkel dengan wanita yang mencurigai dia selingkuh padahal dia hanya mengobrol dengan wanita lain, seperti teman atau rekan kerja. Begitu juga ketika dia harus bertemu mereka di kedai kopi atau tempat makan. Dia hanya ingin menceritakan harinya padamu. Tapi, jika kamu selalu curiga, kemungkinan tidak ada lagi bahan obrolan karena dia jadi serba salah dan akhirnya tidak mau lagi bercerita.

  • 5. Ketika bertanya, “Apa yang lebih penting, aku atau X?”

    No image

    Aku atau pekerjaanmu, aku atau hobimu, aku atau teman-temanmu, atau atau keluargamu. Pria jengkel ketika ditanya, “Mana yang lebih penting, aku atau X?” Mereka lelah jika diminta memilih satu dari dua hal yang tidak bisa dibandingkan. Begitu juga pertanyaan lain yang sulit dijawab, seperti “Seberapa besar cintamu sama aku?” dan “Apa yang kamu suka dari aku?”

  • 6. Terlalu lama berdandan dan berpakaian.

    No image

    Pria jengkel bila harus menunggu lama saat wanita berdandan untuk kencan. Selain itu, mereka frustrasi bila wanita merasa normal saja datang terlambat karena itu. Kamu harus sadar bila sudah membuat dia menunggu lama saat kamu belanja atau pergi ke toilet.

  • 7. Tidak bisa memutuskan apa yang akan dibeli atau dimakan

    No image

    Pria jengkel bila wanita tidak bisa memutuskan pakaian apa yang harus dibeli atau makanan apa yang harus dipesan, dan kemudian menanyakan pendapatnya. Pria memang senang diandalkan sampai batas tertentu, tapi terganggu jika wanita terlalu bergantung pada hal-hal kecil. Hati-hatilah jika kamu cenderung menuruti pilihan pasangan dan menyembunyikan individualitasmu sendiri.

  • 8. Mengatakan akan makan apa saja, tapi menolak semua saran dari pasangan.

    No image

    Ketika memutuskan makan apa, pria biasanya bertanya apa yang diinginkan pasangannya. Jika kamu bilang terserah, tapi kemudian menolak sarannya, dia akan frustrasi. Atau, jika kamu tidak senang dengan opsi yang dia usulkan, tapi tidak memberi saran. Ini memang bukan hanya kebiasaan wanita, dan banyak orang jengkel jika menghadapinya.

  • 9. Tidak senang hati setelah diberi nasihat oleh pasangan.

    No image

    Pria jengkel apabila wanita menceritakan masalah dalam pekerjaan, sekolah, atau keluarga, tapi marah setelah diberi nasihat. Biasanya, wanita hanya ingin didengarkan dan diberi empati. Tapi, pria merasa perlu memberi saran karena dia berpikir kamu memang memintanya. Untuk menghindari situasi ini, katakan, “Aku tidak butuh saran, cuma ingin didengarkan,” sebelum mulai bercerita.

Published: Kamis, 23 November 2017