8 Tanda Kamu Terobsesi pada Pacar

Apakah kamu memikirkan dia 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, 365 hari dalam setahun? Obsesi cinta yang sehat sudah biasa ditemukan pada orang muda, tapi jika hidupmu dipenuhi oleh dia saja, mungkin kamu punya masalah. Kalau dia sudah merasa tercekik oleh cintamu, mungkin dia akan segera bosan. Selain itu, obsesi juga tidak bagus untukmu secara emosional atau psikologis. Obsesi biasanya sulit dikenali. Jadi, berikut kami persembahkan tanda obsesi cinta yang tidak sehat.

  • 1. Kamu memikirkan dia setiap saat

    No image

    Kamu tergila-gila padanya. Memikirkan saja memang tidak berbahaya, tapi jika pikiran itu mengganggu tanggung jawab harianmu di kantor atau sekolah, berarti kamu sudah kehilangan kontrol. Alihkan fokus pada kewajiban, dan jadikan “dia” hadiah atau tujuan yang perlu diperjuangkan dulu.

  • 2. Selalu mengecek email dan ponsel mengharapkan pesannya

    No image

    Kalian tidak bertemu beberapa hari dan kamu merasa kesepian. Kamu sering mengirim pesan, tapi balasannya sekali-sekali saja. Kamu mulai membayangkan yang tidak-tidak dan sangat ingin berkomunikasi dengannya. Ini adalah lingkaran setan. Tinggalkan saja ponselmu di tempat yang tidak mudah diambil, disiplinkan diri untuk hanya mengecek ponsel pada waktu tertentu, dan alihkan perhatian dengan aktivitas lain supaya kamu tidak terlalu memikirkan dia.

  • 3. Ingin dia mengetahui semua hal tentang dirimu.

    No image

    Dia adalah bagian tak terpisahkan dalam hidupmu dan kamu merasa harus menceritakan semua hal yang terjadi pada dirimu. Pasangan memang harus saling berbagi pikiran dan perasaan, tapi akan jadi tidak praktis atau efektif jika kamu memaksa dia mendengarkan semua detail kecil. Jangan membeberkan sampai sekecil-kecilnya. Ceritakan hari-harimu dengan singkat dan manis agar dia tertarik. Jika ingin mendengar detail, pasti dia akan bertanya.

  • 4. Mengesampingkan tanggung jawab untuk bertemu dia.

    No image

    Kamu punya tenggat dan komitmen, tapi mengesampingkannya agar bisa bersama pacar. Dalam hal ini, kamu juga tidak bisa menikmati kebersamaan dengannya karena pikiranmu dipenuhi oleh apa yang seharusnya kamu lakukan. Prioritaskan apa yang harus diprioritaskan. Selesaikan kewajiban dulu, dan sebagai hadiahnya, jadwalkan waktu spesial bersama pacar.

  • 5. Ketika dia membatalkan kencan, kamu tidak punya kegiatan apa-apa.

    No image

    Ada sesuatu yang memaksa dia membatalkan kencan. Dan tiba-tiba, kamu gelisah dalam kebosanan. Kamu tidak punya cara produktif untuk mengisi waktu sendirian. Ini adalah tanda bahwa kamu terlalu terobsesi dengan pacar. Mengapa tidak mengisi waktu dengan bijak? Hubungi teman yang sudah kamu abaikan. Atau mungkin, mempelajari keahlian baru atau mencoba resep baru. Apa pun kegiatan yang akan memperbaiki diri pasti akan membuat dia terkesan.

  • 6. Setelah kencan, kamu merasa sangat kesepian.

    No image

    Setelah dia pamit, bagaimana perasaanmu? Apakah kamu puas karena sudah menghabiskan waktu dengannya? Atau merasa sangat kesepian? Kencan semestinya memberikan energi dan harapan baru yang dibutuhkan sampai bertemu dia lagi, bukan sebaliknya. Jadi, usahakan untuk selalu positif dan manfaatkan waktu berpisah ini.

  • 7. Impianmu untuk masa depan mulai memudar.

    No image

    Perhatianmu begitu tersita untuknya, lupa bahwa kamu pernah punya harapan dan impian untuk masa depan. Kalau tidak punya motivasi, perkembanganmu sebagai manusia akan terhenti. Jangan lupakan ambisi-ambisimu. Dia akan terinspirasi oleh tekadmu mencapai sesuatu dan itu akan berdampak positif pada hubungan.

  • 8. Mengabaikan sahabat.

    No image

    Kamu lebih memprioritaskan pacar daripada sahabat. Pikirkan lagi. Selama ini, sahabat adalah sekutu dan teman tepercaya, dan dia selalu ada untukmu. Jangan mengabaikan persahabatan. Jadilah teman yang baik, dan ketika bertemu teman, jangan hanya membicarakan pacar!

Published: Jumat, 17 November 2017