Apakah Dia Selingkuh? 9 Pertanyaan untuk Mengetahui yang Sebenarnya

Walaupun pasanganmu jelas-jelas bersikap mencurigakan, konfrontasi “Kamu selingkuh dari aku!” bukanlah langkah cerdas. Kalau kamu ingin tahu yang sebenarnya, ajukan pertanyaan tidak langsung dan cari bukti yang jelas sebelum kamu menuduhnya. Kami telah menyurvei sejumlah wanita untuk mempersembahkan “Apakah Dia Selingkuh? 9 Pertanyaan untuk Mengetahui yang Sebenarnya.”

  • 1. Berpura-pura tidak tahu apa-apa dan bertanya, “Apa ada sesuatu?” untuk melihat reaksinya

    No image

    “Kalau dia terkejut waktu kamu bilang, ‘Kamu sepertinya lagi senang!’, silakan khawatir.” Dia mungkin tidak akan mengetahui apa maksudmu sebenarnya jika kamu menyamarkan pertanyaan tersebut dalam “obrolan biasa”. Jangan berfokus pada respons pasangan, tapi perhatikan bahasa tubuhnya untuk menentukan langkah berikutnya.

  • 2. Minta pendapat tentang sesuatu yang umum, seperti “Apa menurutmu semua laki-laki itu selingkuh?”

    No image

    “Saya menekankan bahwa itu ‘cuma pendapat umum’ dan saya hanya ingin tahu bagaimana pandangannya.” Kamu mungkin bisa mendiskusikan perselingkuhan dengan lebih santai jika menggunakan pengertian yang luas dan membicarakan pria secara umum. Ada alasan untuk mencurigai pasangan jika dia membuat alasan untuk pria lain, seperti “Aku sih enggak, tapi...”

  • 3. Mendiskusikan konsekuensi selingkuh pada hubungan temanmu, seperti “Apa menurutmu sebaiknya dia putus saja?”

    No image

    “Kalau pasanganmu mencoba mencari alasan untuk pria yang berselingkuh, bunyikan alarm peringatan!” Kamu bisa mengetahui pendapat pasangan dengan mendiskusikan masalah dalam hubungan orang lain. Beri dia peringatan tidak langsung dengan mengatakan, “Kalau aku jadi dia, pasti sudah kuputusin pacarnya itu.”

  • 4. Menilai situasi dengan menyamarkan tujuan yang sebenarnya, “Apa kamu menyembunyikan sesuatu dari aku?”

    No image

    “Walaupun saya tidak menyebut kata ‘selingkuh’, jika dia merasa bersalah, itu sudah cukup jelas.” Ini adalah cara untuk menyampaikan bahwa kamu tahu ada yang salah tanpa mengungkapkan detail. Walaupun dia menjawab “Tidak!” dan berpura-pura tak bersalah, dia mungkin akan mengaku kalau kamu menatapnya seolah kamu sudah tahu.

  • 5. Mengatakan bahwa kamu akan datang ke rumahnya tanpa memberi tahu, seperti “Aku ke sana sekarang.”

    No image

    “Sambil bercanda saya bilang, ‘Aku di depan pintu’. Saya kaget karena dia panik...” Kamu bisa mengujinya dengan mengatakan akan datang untuk memeriksa rumahnya. Jika ingin mencoba strategi ini, persiapkan diri untuk skenario terburuk. Kamu mungkin tidak akan menyukai apa yang akan kamu temukan dan butuh rencana untuk menghadapinya.

  • 6. Menyelidiki kegiatannya pada hari kamu curiga dia melakukan sesuatu dengan menanyakan, “Kamu ke mana setelah itu?”

    No image

    “Kalau ada ketidakcocokan antara apa yang dilihat teman-teman saya dan apa yang dia katakan, saya akan menyelidikinya!” Jika kamu tahu kapan pasangan mungkin berselingkuh, kamu bisa menggali ceritanya. Jika dia tidak bisa berbohong dengan baik, dia mungkin akan tampak cemas ketika menjawab pertanyaanmu.

  • 7. Membiarkan dia mencari tahu sendiri mengapa kamu marah, dengan bertanya, “Kamu tahu kenapa aku marah?”

    No image

    “Ketika saya bilang, ‘Kurasa kamu tahu maksudku’, tiba-tiba dia bilang ‘Aku minta maaf!’” Ini adalah cara untuk membuat pasangan mengakui segalanya. Dia akan merasa bersalah jika melihat kamu benar-benar marah. Dia tidak bisa mengelak lagi.

  • 8. Memalsukan bukti, seperti “Aku menemukan anting ini di kamarmu. Kamu tahu ini punya siapa?”

    No image

    “Sudah jelas dia berselingkuh. Kalau dia merasa bisa lolos, saya harus membuat jebakan.” Kamu bisa memilih tindakan berani jika hanya ingin dia mengaku. Perhatikan objek yang kamu gunakan dan aktingmu sendiri supaya dia tidak sadar bahwa kamu cuma menjebak.

  • 9. Memperhatikan reaksinya ketika kamu langsung menuju inti permasalahan dengan bertanya, “Kamu enggak selingkuh, ‘kan?”

    No image

    “Jika kamu bertanya pelan dengan asumsi dia tidak bersalah, mungkin wajahnya akan menunjukkan apakah dia bersalah atau tidak.” Jika kamu bisa menyembunyikan maksud sebenarnya dengan rapi, pertanyaan tidak langsung seperti ini bisa efektif. Pastikan kamu mengamati emosi yang muncul di wajahnya, seperti gelisah, heran, atau marah.

Published: Selasa, 19 September 2017