9 Hal yang Dilakukan Wanita yang Terlalu Nempel Kepada Pacarnya

Akhirnya kamu punya pacar, tapi dia memutuskanmu tak lama setelah kalian mulai berpacaran. Apakah karena dia fobia komitmen? Atau, mungkin karena kamu sangat nempel pada pacar. Tidak banyak pria yang akan mengaku putus dengan kekasihnya karena si wanita terlalu nempel. Nah, kami telah bertanya kepada kaum pria, apa saja tingkah laku wanita yang membuat mereka tampak terlalu nempel dan menyusun jawabannya ke daftar berikut.

  • 1. Kamu memberi pertanyaan ultimatum seperti, “Aku atau pekerjaan? Mana yang lebih penting?”

    No image

    Mengajukan pertanyaan seperti itu bukan hanya tidak adil, tapi juga tidak realistis. Kenyataannya adalah, tidak peduli seberapa besar cinta seorang pria terhadapmu, ada saat di mana aspek kehidupan dia lainnya (seperti pekerjaan, teman, atau keluarga) harus diprioritaskan.

  • 2. Bertanya seperti, “Seberapa besar kamu mencintaiku?”

    No image

    Satu kali manis, dua kali menyebalkan, dan lebih dari tiga kali merupakan tanda-tanda dia terlalu nempel. Biarkan pacarmu bebas mengungkapkan cintanya kepadamu dengan caranya sendiri. Tidak memberi dia kebebasan adalah tiket satu arah ke Kota Jomblo.

  • 3. Kamu marah jika dia tidak meneleponmu setiap hari

    No image

    Marah kepada pasangan karena tidak menelepon akan membuat menghubungimu bagaikan sebuah kewajiban, dan akhirnya terasa seperti tugas. Menurut beberapa pria, menelepon sekali atau dua kali dalam seminggu sudah cukup, maka pahamilah gaya berkomunikasi pasangan.

  • 4. Setiap pesan yang kamu kirim panjang

    No image

    Menerima pesan yang panjang membutuhkan usaha untuk membaca dan membalasnya. Selain itu, beberapa orang tidak menyukai pesan tertulis. Ditambah lagi, pesan tertulis tidak ideal untuk komunikasi yang bernilai. Simpan pesan panjang tersebut untuk obrolan langsung kalian, dan tetaplah menulis pesan dengan satu atau dua baris saja.

  • 5. Kamu menjawab pesan terlalu cepat

    No image

    Banyak pria yang disurvei mengatakan bahwa memiliki pacar yang merespons pesan dengan cepat membuat mereka merasa tertekan untuk merespons cepat pula. Luangkan waktumu untuk menjawab pesan, atau menambahkan sesuatu yang tidak memerlukan balasan cepat seperti, “Beri tahu aku bagaimana kelanjutannya!”

  • 6. Kamu mengatakan hal seperti, “Segera SMS aku setelah kamu menyelesaikan pekerjaan!”

    No image

    Ini bukan hanya tanda-tanda sikap yang terlalu nempel—ini juga tanda bahwa kamu tidak pengertian. Pacarmu memiliki jadwal, serta suasana hati dan perasaan yang bervariasi, dan mungkin tidak selalu bisa atau berniat mengirim pesan kepadamu. Fokuslah pada hobi dan teman dalam hidupmu sehingga duniamu tidak berputar di sekitar pacar saja.

  • 7. Kamu mengatakan hal seperti, “Aku ingin mati saja” ketika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginanmu

    No image

    Menjadi sosok pengeluh membuat orang-orang di sekitarmu ikut-ikutan memiliki mood yang jelek juga. Tentu saja, setiap orang mengalami masalah berat, namun orang senang berada bersama mereka yang selalu bersikap positif, jadi cobalah untuk melihat sisi terang dari situasi negatif.

  • 8. Kamu mengatakan hal seperti, “Aku yakin kamu bahkan tidak mencintaiku.”

    No image

    Banyak pria yang disurvei mengatakan bahwa terus-menerus harus meyakinkan pacar bahwa mereka mencintainya sangat melelahkan. Ditambah lagi, jika selalu mengucapkan hal semacam itu, kamu bisa membuat pacar mulai berpikir, “Mungkin aku tidak mencintainya. . . . “

  • 9. Kamu selalu ingin tahu di mana dia berada dan apa yang sedang dilakukannya

    No image

    Hal terakhir yang kamu inginkan adalah pacar merasa dikendalikan olehmu. Sikap yang seperti ini memberi kesan bahwa kamu tidak memercayainya. Jika kamu benar-benar ingin tahu apa yang dia lakukan, cobalah untuk mengarahkan obrolan dengan menceritakan apa saja kegiatanmu di hari itu.

Published: Sabtu, 28 Oktober 2017