9 Perilaku Wanita yang Mengubah Pria Menjadi Mr. Wrong

Ada beberapa wanita di luar sana yang masih saja berpacaran dengan “Mr. Wrong”. Namun, bukan berarti wanita tersebut awalnya memilih pria yang salah, tapi sebaliknya mereka mengubah pacar menjadi “Mr. Wrong” dari waktu ke waktu. Kali ini, berdasarkan survei terhadap kaum wanita, kami perkenalkan “9 perilaku wanita yang mengubah pria menjadi ‘Mr. Wrong’.”

  • 1. Dia memberi maaf, tidak peduli seberapa jahat pacar terhadapnya

    No image

    “Kamu harus bisa mengungkapkan kemarahanmu. Egonya menjadi tinggi karena dia tidak merenungkan apa yang telah dilakukannya.” Jika kamu takut kehilangan dia dan memaafkan, tidak peduli apa yang dia lakukan, hubunganmu tidak akan berkembang lebih baik. Jika kamu tidak ingin dia mengulangi kesalahan yang sama, kamu perlu mengungkapkan kemarahanmu sehingga dia akan sungguh-sungguh memikirkan tindakannya.

  • 2. Dia mencurahkan diri sepenuhnya dengan memenuhi semua kebutuhan pacar

    No image

    “Dia mulai berpikir bahwa itu hal yang wajar jika kamu melakukan segalanya untuk dia.” Pria akan menganggap enteng jika mereka memiliki seseorang yang akan selalu mengurusnya. Jika kekasihmu berhenti mengucapkan terima kasih, katakan pada diri sendiri bahwa kamu telah melakukan lebih dari cukup untuknya dan tidak akan lagi.

  • 3. Dia sudah mengulurkan tangan sebelum pacar meminta bantuan

    No image

    “Jika kamu selalu menawarkan bantuan kepadanya, kamu hanya bisa berharap dia mulai ngelunjak.” Jika kamu selalu memberi bantuan sebelum diminta, dia akan mulai merasa bahwa “kamu memang harus membantunya”. Berhentilah mengkhawatirkan dia terlalu banyak, dan tunjukkan kepadanya kamu telah berusaha.

  • 4. Dia meminjami pacar sejumlah besar uang

    No image

    “Pria bersikap penurut saat kamu meminjamkan uang, dan mereka menjadi ketergantungan karena itu mudah.” Meskipun pacar sedang bermasalah, jangan biarkan dia meminjam uang dalam jumlah besar darimu. Sebagai gantinya, kamu bisa bertukar pikiran dengannya agar dia bisa menghasilkan atau menghemat lebih banyak uang.

  • 5. Dia selalu siap sedia untuk pacar karena “dia merasa beruntung memiliki pacarnya”

    No image

    “Dia mungkin sangat mencintai pacarnya, tapi dia membuat hal-hal menjadi sulit bagi dirinya sendiri.” Kedengarannya ideal saat “seseorang menerima apa adanya dirimu”, tapi wanita seharusnya bukan satu-satunya yang melakukan pengorbanan. Agar bisa bahagia bersama, kedua belah pihak perlu kerja sama. Kamu harus memberitahukan apa yang ada dalam pikiranmu sebelum dirimu kelelahan karena selalu berkompromi.

  • 6. Dia meminta maaf bahkan bila pacarnya yang bersalah

    No image

    “Kenapa kamu tidak bertengkar? Kamu belajar hal-hal baru saat bertengkar.” Jika takut menghadapi konflik, kamu akan kehilangan kesempatan untuk mengenal satu sama lain melalui pertengkaran. Kamu tidak perlu berdebat, tapi jika memiliki pendapat yang bertentangan, kalian berdua harus bisa berdiskusi hingga pemahaman tercapai.

  • 7. Dia mencoba bersikap wajar dengan memilih untuk tidak mengeluh

    No image

    “Kamu akan tersiksa bila tidak mengatakan apa pun.” Hubungan pada akhirnya menjadi tidak seimbang saat kamu berpura-pura bersikap biasa. Hal ini menyebabkan dirimu merasa semakin tidak puas dan pasangan akan terus ngelunjak. Bicaralah padanya sebelum kamu melepaskan kemarahanmu sehingga masalah tidak lepas kendali.

  • 8. Dia tidur dengan pria itu sebelum mereka berpacaran

    No image

    “Begitulah caranya kamu mengakhiri hubungan dengan seseorang yang bahkan kamu saja tidak tahu apakah dia pacarmu!” Kamu bisa terjebak dalam hubungan tanpa status saat tidak mengambil langkah yang benar. Jika serius dengan seseorang, kamu harus menghindari tidur dengannya sebelum mengetahui perasaan dia terhadapmu.

  • 9. Dia tidak pernah mengkritik pacar dan memberi pujian atas semua yang pacar lakukan

    No image

    “Dia tidak akan pernah tahu kemampuannya.” Pujianmu yang bermaksud baik akhirnya bisa mencegah pria tumbuh dewasa saat kamu melakukannya terlalu sering. Dia mungkin tidak akan menghargai nasihat yang ajeg, tapi kamu tidak perlu menyembunyikan pendapat jujurmu dengan terus-menerus menghujani dia dengan pujian.

Published: Senin, 11 Desember 2017